Sabtu, 18 April 2015

[CERPEN] 5 Detik Bersamamu

Karya: Hafifah Azahra
Kategori: Remaja



“Hey, Boy!” Aku mengagetkan Zen yang terlihat duduk sambil menatap sesuatu, tetapi tatapannya itu terlihat tanpa tujuan. “Ngelamun aja dari tadi. Mikirin apa sih?”
“Eh, Lovia.” Zen tersadar dari lamunannya. “Nggak, kok. Nggak mikirin apa-apa. Cuma, lagi ada sesuatu yang melintas di pikiran gue.”
Aku melengos. “Yaelah. Itu mah sama aja kalo lo lagi mikir. Gimana, sih?
Zen hanya terkekeh. Aku pun ikut tersenyum.
“Oh, iya. Kan, besok ada acara tuker kado acak, nih, di kelas kita. Kira-kira lo mau ngado apa?” tanyaku pada Zen. Di kelas kami setiap pergantian semester pasti akan mengadakan tukar kado. Namun, kado itu ditukar secara acak. Jadi, kado yang sudah dibungkus tanpa nama atau clue apapun di dalamnya, akan dikumpul ke depan. Anak yang dipanggil bergilir bebas memilih kado yang ada di depan.
“Rahasia, dong. Sesuai perjanjian, nggak boleh ngasih tau clue apa-apa.”

Selasa, 14 April 2015

Kapan Saya Tahu Segalanya Sudah Cukup?

Bagaimana Anda tahu Anda sudah merasa cukup? Ketika Anda benar-benar siap untuk mematahkan segala keyakinan lama Anda.

Sebuah cerita yang saya dengar 10 tahun lalu di New York, akan lebih memperjelas maksud perkataan saya. Saat itu, saya sedang menanti kereta bawah tanah. Lalu saya melihat seorang pria berusia 45 tahun terus berteriak ‘bertobatlah, bertobatlah’ sambil menceritakan sebuah kisah pada orang-orang yang sedang menanti kereta bawah tanah. Saya dan orang-orang di sekitar saya menertawai orang tersebut, sebelum akhinya saya sadar bahwa saya sebenarnya sedang memerhatikannya.

Yang menarik perhatian saya saat itu adalah cerita berikut ini. Seorang pria, bingung akan arah tujuan hidupnya, bertanya pada seorang ahli agama timur kuno, “Kapan saya akan mengerti arti hikmat yang sesungguhnya? Kapan saya akan mengerti mengapa kita berada di bumi?”

Senin, 13 April 2015

ANTOLOGI CERITA MINI

1. YES, I DO

YES, I DO (KODE BUKU: DO)

HARGA: Rp43.000 (umum); Rp36.000 (kontributor)
PEMESANAN: SMS 085659314144
(sertakan nama, kode buku, jumlah buku, alamat lengkap, dan kode pos)

Penulis
Farhan Hadiantoro, dkk

Penyunting
Tim Ellunar Publisher

Penata Letak dan Perancang Sampul
Hanung Norenza Putra

Bandung; Ellunar, 2015
v + 169hlm., 14.8 x 21 cm
ISBN 978-602-72139-5-1



Sinopsis
    Ada yang bilang bahwa masa remaja itu menyenangkan. Karena pada masa itulah biasanya orang mengalami jatuh cinta untuk pertama kalinya. Tapi kenyataannya, tidak semua jatuh cinta yang pertama itu menyenangkan.
   Salah satu temanku, Desta, adalah salah satu dari sekian banyak orang yang pernah merasakan rumitnya jatuh cinta pertama. Dia adalah tipe orang yang mudah jatuh cinta. Bahkan, dengan cewek yang baru pertama kali dia lihat atau istilahnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Hal ini pernah aku buktikan sendiri ketika dia aku traktir siomay, dan dia tidak mau aku ajak pulang karena terpesona dengan mbak-mbak penjual siomay


Menciptakan Hidup Bahagia

"Anak kecil lebih mudah belajar menulis bila menggunakan pensil besar. Demikian pula dengan kita. Lebih mudah menciptakan hidup bahagia jika kita memiliki impian yang besar."
***

Dalam dongeng, tokoh yang beruntung dan disenangi selalu ditampilkan sebagai lawan dari tokoh yang terkutuk dan dibenci. Dewasa ini, kita masih cenderung percaya akan adanya orang yang beruntung dan terkutuk. Kita sering percaya pada kutukan, contohnya kita sering mengatakan, “Tidak heran kalau akhirnya begitu....”, atau, “saya sudah tahu itu tidak mungkin terjadi.” Kita juga percaya bahwa hidup bahagia itu seperti takdir, misalnya saat kita lihat orang lain sukses dalam karir, pindah ke apartemen baru dengan pemandangan indah, dan kemudian menikah dengan pria yang gagah bak Sir Lancelot, sang pahlawan meja bundar dalam legenda Raja Arthur. Keberuntungan orang lain kadang membuat kita percaya bahwa beberapa orang memang memiliki dewa pelindung yang melindungi mereka sepanjang waktu. Sedangkan dewa pelindung kita sendiri telah mengambil pensiun dini.

Minggu, 22 Februari 2015

Liarnya Alam

Teriknya matahari pada pukul lewat tengah hari
Membuat kening berkedut dan ingin memejamkan mata saja
Asap-asap polusi menyebar
Berterbangan merasuki mata dan merasuk ke rongga-rongga

Minggu, 18 Januari 2015

Review Novel Bintang dan Cahayanya


Judul : Bintang dan Cahayanya
Penulis : Pretty Angelia
Penerbit : Elex Media Komputindo
Est. Terbit: 17-Dec-2014
Tebal: 344 Hlm
ISBN: 9786020254746

Sinopsis :

Alina Lovita Wahab, seorang cewek berusia 17 tahun harus memikul beban paling berat di hidupnya. Memiliki seorang adik yang punya Gangguan Spektrum Autisme ternyata nggak semudah yang ia bayangkan. Banyak yang harus Alin korbankan di masa remaja.

Senin, 05 Januari 2015

Kenapa Ingin Jadi Penulis?



Setelah sekian lama nggak nge-blog, akhirnya di bulan Januari 2015 ini ku putuskan untuk aktif di blog :)

Yah, sebagai perkenalan aku mau curhat :D
Aku sudah lama banget punya mimpi sebagai penulis. Ada kalau dari kelas 8 SMP dan sekarang aku sudah kelas 1 SMA.

Awalnya waktu kelas 8 dulu, aku pinjem novel teman. Temanku itu punya sekitar tiga novel, warna hijau, pink, dan biru. Dia nawarin aku mau pilih yang mana. Aku saat itu bingung. Tapi dia bujuk supaya pilih yang bercover hijau, katanya sedih ceritanya. Akhirnya aku pilih novel bercover hijau dengan judul Dealova – Dyan Nuranindya